Kebencianku Dengan Laki-laki - Cerpen Sedih

KEBENCIANKU DENGAN LAKI-LAKI 
Karya Veronika

Saat aku berumur 3 tahun. Aku mempunyai kakak sepupu yang aku cintai. Tetapi ada yang melukainya dan ternyata pacar kakaku sendiri. Sehinga sampai sekarang jenazahnya tidak ditemukan, disinilah ber awalnya aku membenci laki-laki. Tetapi itu berubah saat ku ketemu dengan laki-laki yang baik dan dia mengubahku menjadi berfikir positif dan tidak membenci laki-laki lagi
****

Saat ku berumur 3 tahun. Aku mempunyai kakak sepupu bernama Laura Putri Aggraini aku memanggilnya Kak Aura. Dia adalah kakak yang aku sayangi karna hari tanpa hari aku slalu bersama. Dia memempunyai pacar namanya Reinaldo Michael pacar kakakku sering memukulin kakakku. Aku sering menangis saat kulihat kakakku luka di pipinya aku slalu berdoa pada tuhan.

Kebencianku Dengan Laki-laki
“Tuhan apa salah kakakku sehingga ia mempunyai kekasih sejahat itu bukakanlah hati kakakku biar dia tau kalau pacarnya yang dia cintai tidak pantas untuknya dia sering memukulinnya tuhan kuatkanlah kakak ku agar dia bisa dapat menghadapi cobaan ini”ucap doaku tiba-tiba ada yang mengetok pintu rumah “tok tok tok” bunyi ketokkan mama memanggilku”Imut ada Kak Aura ayo keluar dari kamar”mama memanggilku ternyata yang mengetuk pintu itu kak Aura. Imut adalah panggilanku karna aku imut
“Ada apa kakak kesini tumben mau cerita tengtang pacar kakak yang jahat itu” kata ku sedikit kesal
“Iya adikku yg manis kakak tidak tahan lagi diperlakukan seperti ini terus tapi kakak sangat mencintainya kakak juga yakin Rein itu baik dia tidak sengaja berbuat seperti itu dik bagaimana pendapat kamu”kata kakak ku minta pendapat kepada ku
“Kakak minta pendapatku kakak kenapa harus cinta sama orang yang udah menyiksa kakak dan kalau dia baik tidak mungkin dia berani menggampar kakak memukuli kakak aku tidak mau kak, kakak terus dianggap seperti hewan kakak manusia yang bukan untuk disiksa” kata ku sambil menggeluarkan air mata
“Dik kakak tidak merasa diri kakak disiksa sama Kak Rein, Kak Rein berbuat itu karna dia sayang sama kakak iya udah kalau begitu kakak pulang dulu karna udah sore” kata kakak pamit pulang

Saat kakak pulang aku mulai menangis sehingga mamaku bingung kenapa aku menangis.Mama mungkin berfikir aku masih kecil bicara ku aja masih kepotong –potong.Tetapi hanya kakakkulah yang mengerti perkataanku. Aku menangis karna hatiku, mungkin aku memang masih kecil tapi hatiku bisa rasain bagaimana kalau aku jadi kakakku pasti sakit banget tuhan sudah cukup engkau membuat kakakku tersiksa atas cobaanmu. Aku tak mau kehilangan kakak yang selalu ada utukku yang menghiburku saatku sedih menemaniku saatku kesepian. Pagi hari sangat cerah sekara adalah hari selasa kak aura lagi sekolah
“Imut mau ikut kakak ngga jalan-jalan kalau mau ikut cepat”kata kakakku mengajaku jalan-jalan
“Ikut kak tunggu sebentar aku lagi ganti baju, ayo jalan”kata ku mengajak untuk pergi

Saat perjalanan hatiku aneh banget hatiku bilang pulang jangan terusin ada yang ikutin kamu hatiku benar tiba-tiba ada 3 orang laki-laki memakai topeng. Tapi aku kenal satu dari orang yang bertopeng ini seperti Kak Rein, 2 orang laki-laki menarik kakakku 1 orang lagi menarik rambut itu aku rasa sakit banget
“Jangan tarik rambut adikku, kalian boleh menyiksaku tapi jangan adikku dia tidak salah” kata kakakku sambil menangis
“ Ok kita tidak akan menyiksa adik tersayangmu tapi aku hanya ingin mengambil kalung dan mendorongnya”kata seorang dari orang bertopeng dan menarik kalung dari leherku itu sakit
“Kalian jangan membunuhnya kakakku dia tidak salah apa-apa”kataku sambi menangis
“Iya kamu benar kami akan melemparnya ke sungai,ohh iya laura kamu mau ngomong sesuatu pada adik tersayangmu”kata seorang dari orang bertopeng
“Adiku yang kakak sayangi kamu harus turuti permintaan kakak kamu harus menjadi orang yang pemaaf dan tidak menyipan dendam kalau kamu kangen sama kakak kamu lihat aja bintang kakak ada disana I LOVE YOU Veronika” kata kakakku dan kakak kutlah jatuh aku tak tau mau bilang apa lagi mereka langsung menarik aku. Aku langsung digampar dan aku hanya ingat tiba-tiba aku udah ada di rumah sakit kulihat badanku penuh dengan luka ternyata aku udah koma selama 3 hari

Aku rasa ada yang kurang aku baru ingat kakak laura dan aku lihat wajah mereka semua sedih aku menjadi bingung ada apa sebenarnya aku tanya sama kakak Glen adalah kakak nya kak laura
“Kak Glen kak Laura mana kok dia gak kelihatan kak kasih tau aku dong kak “kataku penasaran
“Kak Laura tlah tiada di jatuh kesungai dan kamu ada disini karna kakak ketemu kamu udah penuh dengan darah “ kata kak glen sambil menangis
“ Tidak mungkin ini semua karna Rein aku tau kalau dialah dalangnya “kataku sambil menangis karna tidak kuat mendengar. Semenjak kejadian itu aku hanya diam terkadang air mataku keluar sendiri

Mama tidak mau melihat aku menangis akhir mama memutuskan untuk pindah agar aku lupa sama kejadian itu. Tetapi itu sama saja malah bikin aku sedih dihatiku hanya ada kata benci sama cowok sesampai aku masuk sekolah SD aku hanya mempunyai teman perempuan aku ingin mempunyai teman laki-laki aku iri sama orang yang bisa mempunyai teman laki –laki coba kejadian itu tidak terjadi pasti aku bisa mempunyai teman laki-laki
“Hai Vero main yuk bareng kami pasti seru “kata Mutiara mengajakku main
“Ngga deh mutiara aku jadi penonton aja” kata ku sebenarnya aku mau main bersama mereka
“Kamu jangan sedih ngga semuanya didunia ini seperti pacar kakak kamu percaya deh, anak laki-laki disini baik kok ayo main bareng kami” kata Rifki meyakinkan ku hari demi hari aku mulai belajar melupai kebencian aku kepada laki-laki.

Sampai sekarang masa lalu itu tidak pernah bisa aku lupakan difikiranku laki-laki itu jahat hanya bisa menyelesaikan masalah dengan kekerasan sedikit mulai sedikit aku mulai melupakan masalalu itu karna seseorang yang meyakinkan ku tentang laki-laki dia bilang “didunia ini tidak semua laki-laki seperti pacar kakak kamu percaya deh kamu tidak usah takut lagi”kata dia Tetapi sekarang dia pindah sekarang dia tinggal di Batam. Aku akan slalu menunggunya dan aku percaya tuhan akan mendengarkan doaku trimakasih tuhan engkau tlah mengirim orang yang bisa mengubahku menjadi orang yang tidak berfikiran jelek lagi tentang laki-laki sekarang hidupku sudah mulai tenang. Aku juga percaya bila kakakku tlah pergi dia pasti sekarang lagi di surga.

Kakak aku sudah menjalani apa yang kakak inginkan kakak sekarang cita-cita ku adalah menjadi guru agama. Aku janji Kak Aura aku akan jadi guru agama yang mengajarkan anak muridnya menjadi anak yang takut akan tuhan. Aku masih ingat apa kata kakak kepadaku “Veronika kakak mau kamu jadi anak yang pemaaf dan ingat jangan pernah kamu menyimpan dendam sama orang tuhan benci sama orang yang pendendam saat kakak tidak ada kamu mau kan menyanyikan lagu untuk kakak. Memang kakak tlah tiada tapi kakak ada di bintang melihat dirimu dan mendengarkan kamu menyanyi kakak akan tetap mencintai mu I LOVE YOU VERONIKA FOREVOR”kata kakakku. Kakak aku akan memngabulkan permitaan kakak lagu ini aku yang buat

Tuhan engkau sungguh baik
Engkau memberikan ku kakak yang mencintai aku apa ada
Tuhan jagalah dia untukku
Aku tak mau dia terluka sedikit pun
Tetapi bukan berarti engkau mengambilnya
Aku merasa kehilangan dirinya
Dirinya yang slalu membuatku semangat
Bintang tolong bilang sama kakakku
Aku akan slalu mencintainya
Seperti kakakku mencintai aku selalu
Aku percaya engkau akan menjaganya

I LOVE YOU KAK AURA
Sekarang aku hidup dengan cinta sahabat dna cinta keluargaku. Walau sekarang tidak ada lagi cinta yang tulus dari kakak sepupu. Trimakasih Tuhan engkau tlah mengasihku pengganti cinta kakakku yaitu sahabat yang slalu ada untukku saat aku sedih maupun bahagia dan keluarga yang mencintaiku slalu dan cintamu tuhan aku akan menunggumu kakak

SELESAI

PROFIL PENULIS
Nama : Veronika
Facebook : veronikanika28@yahoo.co.id
Kelas : IX (sembilan)
Sekolah : SMPN 272 JAKARTA TIMUR
No. Urut : 243
Tanggal Kirim : 20/12/2012 19:58:35

Baca juga Cerpen Sedih yang lainnya.
Share & Like